Mengetahui Perbedaan Kutu dan Tungau

Salah satu penyakit yang banyak dirasakan oleh orang yaitu penyakit kulit. Nah, penyakit kulit atau gatal-gatal juga banyak disebabkan oleh tungau. Seringkali ada keraguan sebagian besar orang dalam menyebut nama binatang yang kecil yang mengganggu manusia dan hewan peliharaan. Mereka banyak menyebut hewan pengganggu dengan sebutan kutu. Padahal ada kemungkinan jika binatang pengganggu ini merupakan kelompok yang berbeda. Kelompok hewan yang sulit dibedakan dalam penyebutan adalah tungau, caplak , kutu dan pinjal atau kutu kucing. Perbedaan kutu dan tungau juga belum banyak diketahui.

baca juga artikel tentang hydro cleaning jakarta

Perlu anda ketahui, apabila sesungguhnya kutu termasuk dari anggota Insecta (serangga). Sedangkan untuk tungau ini lebih berdekatan dengan laba-laba jika dilihat dari kekerabatannya. Sebagian besar tungau berukuran sangat kecil, dan panjangnya juga kurang dari 1 mm. Akan tetapi ada juga tungau besar yang ukuran panjangnya bisa 7.000 µm.  Perbedaan ini kurang diketahui oleh sebagian besar masyarakat. Mereka sering menyebutnya dengan satu sebutan. Baik itu tungau atau kutu.

Perbedaan Kutu Busuk dan Tungau

Tungau dan kutu busuk sama sama menyerang manusia yang berada di atas kasur maupun karpet yang berdebu. Walupun begitu, hewan kecil ini ternyata memiliki perbedaan, terutama dari segi ukuran.

Kutu busuk sering disebut dengan kepinding atau tinggi. Hewan ini adalah jenis serangga parasit dari keluarga Cimicidae. Hewan kecil yang mengakibatkan gatal bernama kutu busuk dikenal sebagai spesies yang meminum darah manusia serta hewan berdarah panas yang lainnya. Kutu busuk juga diketahui senang tinggal di rumah manusia, terlebih lagi menghuni pada tempat tidur.

cek juga jasa pembersih tungau jakarta

Perbedaan Tungau dan Kutu Kucing

Nah, jika tungau dan kutu kucing ini jelas sekali perbedaannya. Mungkin anda semuanya juga sudah bia membedakannya. Tungau banyak dijumpai pada kasur yang berdebu dan memiliki ukuran yang sanagt kecil dan sulit terlihat oleh mata.

Sedangkan kutu kucing atau pinjal adalah salah satu jenis pinjal yang paling umum ditemukan di dunia. Kutu kucing ini merupakan parasit pada kucing yang hidup dari menghisap darah. Walaupun begitu, pinjal kucing juga dinilai tidak berbahaya jika dibandingkan dengan pinjal tikus. Sebab untuk kutu kucing ini jarang membawa agen penyakit.