Leburkan Unsur Islam Ke Desain Interior

Umumnya, unsur-unsur desain Islami sering dijumpai hanya dalam bangunan masjid atau fasad bangunan arsitektur. Pola geometri seakan menjadi simbol dari desain tersebut. Namun, sulit sekali rasanya menemukan pola Islami yang diterapkan ke dalam benda-benda di sekeliling kita. Pasangan suami-istri Sylvie Arizkiany Salim dan Romy Rahmana mencoba untuk menghadirkan pola-pola geometri tersebut menjadi lebih dekat lagi dan dirasakan langsung keindahannya. Melalui merek yang diciptakannya bersama—SylvieRomy— mereka mengimplementasikan pola geometri ke dalam produk-produk interior untuk hunian.

Pada produk-produk hasil desainnya, Sylvie dan Romy memperkenalan pola tersebut dengan sebutan Islamic geometric patterns atau dalam beberapa literatur disebut juga mathematical art (math art). “Saya merasa tertantang untuk memperkenalkan Islamic geometric patterns atau math art kepada generasi muda dan khalayak pada umumnya,” ucap Sylvie. Menurut Sylvie, dengan mengenal pola ini, masyarakat dapat lebih mengapresiasi keindahan salah satu seni Islam yang bersifat universal melalui produk-produk desain elemen interior bergaya modern.

BAGI TUGAS DALAM PROSES KREATIF

Ketertarikan Sylvie pada Islamic geometric patterns bermula saat ia mengerjakan tugas akhir Jurusan Desain Interior Universitas Trisakti tahun 1996. Seakan terpesona dengan keindahannya, ia terus mempelajari dan mengeksplorasi pola ini. “Sejak saat itu saya kerap mengimplementasikan Islamic geometric patterns pada karya elemen desain interior yang saya kerjakan di perusahan saya. HoneyBEE Living,” cerita salah satu anggota Himpunan Desainer Interior Indonesia ini. Dalam menerapkan pola ke dalam produknya, Sylvie membagi tugas bersama suami dalam proses kreatif.

Dengan latar belakang pendidikan Teknik Mesin dari Technische Universitat Berlin (TU Berlin) dan Komunikasi Periklanan FISIP UI, Romy sempat mendapat pengantar mata kuliah “esain %rafs di sana. “Romy melakukan pengamatan dan pengembangan math art dalam proses desain grafisnya. Kemudian, saya mengimplementasikan pola atau pattern tersebut ke dalam berbagai desain produk elemen interior,” ujar perempuan yang pernah mendapat penghargaan di Femina Award Winner 2013 ini.

HADIRKAN “RUMUS”

Sylvie mengisahkan bagaimana pola geometri buatannya tercipta. Dalam prosesnya, pola geometri hadir melalui pembagian sudut-sudut dari lingkaran yang setiap perpotongan garisnya dapat ditarik garis-garis yang akan membentuk pola tertentu. Setiap “rumus” akan menghasilkan pattern dan keindahan yang berbeda. Lingkaran tersebut menjadi dasar bagi pola geometri Islam.

Lingkaran memainkan peran penting dalaK kaligraf, Wang didefnisikan sebagai “garis geometri”, dan semua struktur pola Islam (Islamic pattern) yang kompleks menggunakan bentuk geometris. Tak hanya menghadirkan Islamic geometric patterns pada produknya, Sylvie dan Romy juga menghadirkan “rumus” bagaimana pola atau pattern itu tercipta.

Anda dapat mempelajari Islamic geometric pattern melalui tahapan awal proses belajar menggambar, yaitu dengan menjiplak atau tracing pattern yang ada pada sarung bantal maupun produk lainnya. Dengan meniru “rumus” dan pattern yang ada, Anda dapat mengembangkannya dan menghasilkan pattern yang baru.

MENERAPKANNYA KE BERBAGAI PRODUK

Untuk saat ini, Sylvie dan Romy mengangkat 3 pola geometri yang diimplementasikan dalam berbagai desain produk interior. Seperti sarung bantal, tempat majalah dengan material acrylic & corrugated board. dekorasi untuk dinding, meja, binder, dompet paspor, mangkuk dekoratif, dan lampu dekoratif.

Tak hanya itu, pola ini juga diimplementasikan pada pola anyaman kursi menggunakan paduan material rotan sintetis dan kayu jati pada kaki kursinya. “Kami berencana akan mengimplementasikan Islamic Geometric Pattern ke dalam produk dan media yang lebih luas lagi. seperti pada kain maupun batik yang dapat digunakan dalam dunia fashion maupun elemen interior lain, seperti tirai/blind, lampu meja, dan lainlain,” ujar Sylvie.

SIAP GO INTERNATIONAL!

Sylvie berharap, hadirnya SylvieRomy dapat turut meramaikan pasar home fashion di Indonesia dan memperkaya wawasan serta menghadirkan pilihan akan sebuah desain produk elemen interior yang memiliki nilai edukasi dan apresiasi bagi generasi muda saat ini dan berikutnya. “Kami masih terus mengembangkan dan mencari perajin dengan kualitas baik untuk bekerja sama agar perajin dan desainer dapat maju bersama. Saat ini produk SylvieRomy masih di pasarkan di dalam negeri. Insya Allah ke depannya, SylvieRomy dapat hadir di pasar internasional, seperti Eropa dan Timur Tengah,” ujarnya. Bravo!

Rumah yang sudah indah dan nyaman tentunya belum lengkap jika belum ada sebuah genset. Manfaat genset sebagai listrik cadangan ketika listrik dari PLN sedang padam. harga genset yang murah bisa dibeli dari suplier genset open 300 kva di Jakarta. salah satu suplier resmi genset open di Jakarta adalah PT. Rajawali Indo yang memberikan harga diskon di setiap pembelian unit baru.